http://www.youtube.com/watch?v=ybtVVmJgSUc
Big Kahuna Reef [Game Download]
Bahan semester 4
Teori PLANK : Radiasi Benda Hiitam
Sistem Pemeliharaan Bahan Bakar Bensin
_Kegunaan system bahan bakar bensin yaitu mengalirkan bensin dari tangki menuju ke motor sehingga motor bisa hidup dan menghasilkan tenaga.
SIstem Bahan Bakar Bensin ‘ KONVENSIONAL’
Bagian :
\ Pompa bensin, untuk mengalirkan bensin dari tangki ke karburator
\ Saringan bensn, untuk menyaring kotoran
\ Katup pembatas tekanan, untuk mencegah timbulnya tekanan yang berlebihan
Persyaratan Sistem Pembentukan Campuran :
Prinsip pembentukan campuran :
Bagian.bagian karburator:
a. Saluran katup masuk
b. Ruang pelampung
c. Pelampung
d. Ventilasi ruang pelampung
e. Pipa pengabut
f. Venturi
g. Katup gas
Adapun prinsip kerjanya adalah sbb :
_Saat piston bergerak dari TMA menuju ke TMB sewaktu langkah hisap, terjadi aliran udara yang cepat pada venturi sehingga bensin terhisap dan bercampur dengan udara, masuk ke dalam silinder.
Tugas karburator :
1. Katup Gas <>
+ mengatur jumlah campuran yang masuk pada motor.
2. Ruang pencampur venturi dan pipa pengabut atau nozzle
+ Mencampur bensin dan udara sehingga terjadi pengabut yang halus
3. Sistem idle, system utama, system pelampung, system percepatan, system pengaya , dan system cuk.
+ Membentuk perbandingan campuran yang sesuai sehingga mengakibatkan daya motor tinggi dan pemakaian bahan bakar irit.
Jenis.jenis karburator ditinjau dari arah aliran udara :
a. K. arus turun >>>>>> pada mobil
b. K. arus naik >>>>>> pada mobil tua
c. K. arus mendatar >>>>>> pada sepeda motor dan mobil station
Jenis.jenis Karburator ditinjau dari venture :
Ditinjau dari jumlah ruang pencampur :
Ditinjau dari urutan pembukaan katup gas :
Nb: PERBANDINGAN TEPAT 1 : 1,5
1 KG BENSIN : 15 KG UDARA
Atau 1 LITER BENSIN : 9000 LITER UDARA
Kesimpulan : Perbandingan campuran yang ideal harus disesuaikan dengan keaadaan motor.
Prinsip karburator :
Udara yang keccepatannya tinggi, disitu tekanannya rendah.
Fungsi venture : untuk menurunkan tekanan udara pada waktu udara mengalir cepat.
Penambahan udara pada nozzle : bertujuan menambah lubang udara pada pipa pengabut agar bensin dan udara bercampur lebih homogen karena bensin akan bercampur lebih dulu dengan udara, dari udara baru kemudian akan bercampur dengan udara pada ruang pencampur.
Dasar.Dasar Karburator :
Sistem Pelampung , untuk menstabilkan pelampung pada bak pelampung.
Kegunaann system idle adalah saat katup gas tertutup, maka timbul kevakuman di belakang katup gas, saluran idle akan mengalirkan bensin sehingga motor bisa tetap hidup saat katup gas diinjak.
Kelengkapan Bahan Bakar
Tangki bahan bakar
Separator, untuk mencegah goncangan bensin waktu mobil berjalan supaya tidak terjadi isapan udara pada pompa bensin.
_ Jika isi bensin sedikit, jumlah udara dalam tanki terdapat udara.
_ Air dalam udara dapat mengembun waktu temperature dingin, akibatnya dalam tanki terdapat air.
Macam.macam konstruksi ventilasi tanki
Filter bensin { DIGANTI TIAP 40.000 KM }
Rumah saringan bensin terbuat dari :
_ plastic
_ plat
Bahan elemen saringan terbuat dari :
_ kasa kawat
_ kertas
_ kasa plastic
Pompa bensin
_ Pompa bensin mekanik, digerakkan dengan crankshaft
_ Pompa bensin listrik
Data pompa :
Vakum (penghisapan) ; min. – 10 kpa < - 0,1 bar>
Tekanan pompa 30 kpa <>
Hasil pemompaan ; minimal 0,5 liter/menit pada 1000 Rpm
Kebocoran ; *membrane pecah/robek/rusak *tutup pompa pelindungnya rusak atau bengkak
Vakum (penghisapan) kurang ; katup tekan tidak rapat
Ruang hisap bocor (misal : tutup pompa bengkok) *tekanan pemompaan kurang *katup hisap bocor
Katup pengembali bocor (bila ada katup pengembali)
System pelampung
Mengatur batas permukaan bensin dalam ruang pelampung agar relative tetap (konstan)
Cara kerja system pelampung
Tinggi permukaan bensin berkurang
+ pelampung turun
+ katup jarum pelampung menyumbat selera bensin
Gangguan pada pelampung
Terlalu tinggi :
a. Campuran pada system utama menjadi lebih kaya
b. Bensin langsung mengalir pada nozel dan kemudian banjir
Terlalu rendah :
a. Campuran pada system utama menjadi lebih kurus
b. Bensin tidak terhisap pada system utama. Bensin akan mati
Nb : Perbedaan tinggi permukaan bensin terhadap tinggi nozel umumnya 5 – 10 mm
Fungsi pegas katup jarum pelampung
Kejutan mobil mengakibatkan getaran pada pelampung sehingga terjadi pukulan katup jarum pelampung terhadap dudukannya keausan besar.
Gangguan :
Macet : + Bensin tidak mengalir ke ruang pelampung + Mesin tidak dapat hidup
Aus : + Bensin mengalir terlalu banyak ke ruang pelampung + Banjir, mesin sulit hidup
Pelampung
Pelampung berongga : terbuat dari plastic, kerusakan bocor
Pelampung pejal / padat : terbuat dar bahan sintesis
Ventilasi ruang pelampung : kegunaan untuk menstabilkan tekanan pada batas permukaan bensin agar konstan.
Ventilasi ekstern : Bila kaburator panas, +bensin pada ruang pelampung menguap +timbul polusi
Ventilasi intern : +tidak timbul polusi +menjadi kaya campuran
System idle dan perpinadahan
System idle (stasioner), putaran terendah pada mesin, yang menyebabkan mesin tidak mati. 1400 – 1500 Rpm <>.
Kegunaan : + Katup gas hampir tertutup, aliran pada venture lambat
+ Sehingga pada nozel utama tidak terjadi pengabutan perbaikan dengan sistem idle
System perpindahaan.
Kegunaan : Katup gas terbuka sedikit, aliran udara pada venture masuk lambat sehingga pengabutan kuran gpada nozel utama.
Saluran tanpa jet udara : Bensin terus mengalir tanpa ada sisipan bensin (efek sifon).
System tambahan idle : a. Katup solenoid, b. Katup termostatik, c. System pemutus perlambatan, d. S. idle up (system menaikkan idle)
??? Cara kerja system pemutus perlambatan, jika kendaraan memperlambat (mengerem) maka, unit control akan menerima input dari putaran motor (put. Motor + 2500 rpm). Maka unit control akan menutup solenoid, saluran idle tertutup.
??? s. idle up berguna mencegah motor mati karena penggunaan AC. Cara kerja : saat AC dihidupkan, maka katup mengatur terbuka, sehingga membrane terhisap oleh kevakuman pada saluran hisap, maka batang penghubung membuka kautp gas lebih besar.
Koreksi Udara.
Diagram aliran bensin pada system utama sederhana :
Kecepeatan aliran udara rendah (A – B ) ® Aliran bensin terlalu sedikit, campuran kurus.
Kecepatan aliran udara tinggi ( B – C ) ® Aliran bensin terlalu banyak, campuran tinggi.
System koreksi udara ® mengurangi besar aliran bensin pada saat kecepatan aliran udara tinggi sehingga perbandingan campuran sesuai dan pemakaian bensin hemat.
Bagian :
Nb : system pengaya “ power valve “ ( 1 : 14 rendah ), C8H18 adalah unsure kimia dari bensin, cuk ada 2, yaitu cuk biasa dan breker.
Nilai emisi ideal mesin bensin :

Dari daftar di atas didapatkan :
Nilai emisi ideal mesin bensin ( > 3 silinder )
CO ( carbon monoxide ) pada karburator terdapat 2%, sedang pada EFI 1%, Katalisator 0%
HC ( hydrocarbon ) pada karburator : 400 ppm, sedang pada EFI 200 ppm, Katalisator 50 ppm. Ppm ( part per minimum )
CO2 ( Carbon dioxide ) karburator, EFI, katalisator : minimal 12%.
O2 ( oxygen ) pada karburator, EFI : 0,5 – 2 %, katalisator 0%
Lambda .
Nb : mengatomisasi > membuat kabut / mengabutkan.
System octan selector : berada di system distributor ® memilih octan harus sesuai dengan kendaraan.
Octan adalah derajat bensin terhadap daya knocking. Kandungan yang ada pada bensin pada timbal – timbale yang semakin tinggi, mengakibatkan octan menjadi besar.
PENITNG ! PERBANDINGAN KOMPRESI vol. sil. + vol. ruang / vol. ruang bakar.
Ex: diket. V. sil = 250 cc, perb. Kompresi = 10 : 1, berapa vol. ruang bakar?
Jawab : 250 + x / x = 10/1
250 + x = 10 x
250 = 10x - x
250 = 9x
X = 27,7cc
Lambda : Indikasi campuran
14,57 : 1
Udara : Bensin
GDI = Gassolin Direct Injection
AFR = Air Fuel Ratio

System Injeksi Bahan Bakar Bensin
Sejarah Singkat
Mesin injeksi pertama pada tahun (1922 – 1927 ) oleh Robert Bosch. Yaitu diesel. Injeksi dpakai pada mobil saat ini mulai sekitar tahun 1960 dan tahun 1967. VW ( Volkswagen ) memakai system injeksi D ( D – Jetronik ) ‘tekanan’ memakai unit pengontrol elektronik. Dari 1973 sampai sekarang, menggunakan continue ( K – Jettronik ) dan L – Jetronik serta Mono – jetronik.
Macam – macam system injeksi bensin :
K = Berasal dari kata kontinuierlich artinya continue ( terus menerus )
L / EFI = L, BErasal dari kata “Luft” artinya Udara. Volume udara yang dihisap motor diukur dan diinformasikan ke unit pengontrol elektronik.
EFI = Electric Fuel Injection
Injeksi Bensin
| 1 | MEKANIS | ( Injeksi K ) Injektor membuka terus-menerus pada tekanan tertentu. |
| 2 | MEKANIS ELEKTRONIK | ( Injeksi EF ) Injeksi K yang memakai unit pengontrol elektronik. |
| 3 | ELEKTRONIS | Injeksi EFI ( L – jetronik ) Injector membuka secara elektromagnetis yang diatur oleh unit pengontrol elektronis. |
| 4 | GDI | Yang disemprotkan Bensin |
Injeksi Bensin Elektronis :
1. Memakai satu injector untuk semua silinder motor ( mono – jetronik )
2. Memakai satu injector untuk satu silinder motor
Kelemahan Injeksi :

Keterangan :
1. Tangki Bensin 5. Pengatur tekanan
2. Pompa bensin listrik 6. Injector
3. Filter 7. Injector start dingin
4. Pipa pembagi
System Pengaliran Bahan Bakar Injeksi K

Keterangan :

Konstruksi tangki sedikit agak berbeda dengan dengan mesin karburator, tapi tangki mesin karburator masih dapat dipakai untuk system injeksi. Pompa pengalir dipasang tangki bersama sender pengukur bahan bakar.
Pompa pengalir berfungsi untuk menekan bensin ke pompa bensin listrik, karena pompa bensin listrik tidak mempunyai daya hisap.
Besaan arus listrik 8 – 10 A tegangan 12 V.
Katup pengembali berfungsi mengontrol bensin agar tetap penuh pada ruang pompa.
Katup pembatas akan terbuka bila tekanan bahan bakar pada system sudah melebihi 8 bar.
Cara kerja.
Pada saat kunci kontak ON, pompa bekerja beberapa detik, selama start dan mesin hidup, pompa bekerja terus sesuai aturan.
§ Sebab bensin tetap penuh pada pendingin ® sebagai pelumas dan pendingin.
Penyimpan tekanan ( injeksi K ); Funsi untuk menyimpan tekanan bahan bakar yang dipompakan pada saat motor mati..